Manfaat Daging Ikan Tuna Untuk Ibu Hamil

Ikan tuna merupakan salah satu jenis ikan yang sangat populer di dunia karena memiliki ukuran yang besar dan daging yang lezat dengan warna daging yang menarik. Mungkin bunda yang membaca artikel ini juga penasarn ya tentang manfaat mengkonsumsi daging ikan tuna untuk ibu hamil.

Sebenarnya ikan itu juga penting untuk dikonsumsi oleh ibu hamil agar kebutuhan nutrisi kandungan tercukupi. Nah untuk mengetahui lebih dalam manfaatnya untuk ibu hamil yuk kita bahas dulu apa saja kandungan Gizi pada daging ikan tuna seberat 100g.

Setelah saya mencari informasi yang cukup valid dan bisa dipercaya, saya menemukan info tetang kandungan gizi tuna, yaitu dari situs departemen pertanian amerika atau yang disebut juga dengan USDA. Ternyata cukup banyak juga kandungan gizi ikan tuna yang bermanfaat bila dikonsumsi oleh ibu hamil. Berikut ini informasinya: 

Manfaat Daging Ikan Tuna Untuk Ibu Hamil


Kandungan Gizi/Nutrisi Daging Ikan Tuna Per 100g
  1. Kalori (kcal) 184
  2. Jumlah Lemak 6 g
  3. Lemak jenuh 1,6 g
  4. Lemak tak jenuh ganda 1,8 g
  5. Lemak tak jenuh tunggal 2,1 g
  6. Kolesterol 49 mg
  7. Natrium 50 mg
  8. Kalium 323 mg
  9. Protein 30 g
  10. Kalsium 10 mg
  11. Zat besi 1,3 mg
  12. Magnesium 64 mg
  13. Vitamin A 2.520 IU
  14. Vitamin B6 0,5 mg
  15. Vitamin B12 10,9 µg
Bagiamana bunda, cukup lengkap bukan nutrisinya. Sekarang yuk kita bahas apa saja manfaat dari masing-masing jenis gizi pada daging ikan tuna ini : 

Manfaat Daging Ikan Tuna Untuk Ibu Hamil
Untuk memperoleh manfaat dari ikan tuna bunda bisa mengkkonsumsinya dengan cara di masak dengan baik. Bisa digureng, di panggang atau dimasak sesuai dengan selera bunda. Oke kita langsung masuk pada pokok pembahasan yaitu manfaat ikan tuna untuk wanita hamil : 

1. Kalsium 
Ikan tuna merupakan salah satu sumber kalsium yang dibutuhkan oleh ibu hamil. Kalsium bagi ibu hamil di butuhkan untuk menjaga kesehatan tulang tetap baik. Sedangkan untuk janin membantu dalam proses pembentukan tulang. Berat kalsium pada ikan tuna 100g adalah 10 mg. Perlu untuk di ketahui juga bahwa kebutuhan kalsium yang dibutuhkan oleh ibu hamil perhari adalah 1300mg. 

Jadi untuk mencukupi kebutuhan kalsium bunda bisa menambahkan makanan lainnya dalam menu makan setiap hari. Bila bunda ingin lebih lanjut mengetahui tentang kalsium pada ibu hamil, bunda bisa membca juga artikel ini : Kalsium Bagi Ibu Hamil, Manfaat dan Sumbernya.

2. Zat Besi
Nutrisi yang tidak kalah penting untuk ibu hamil selain asam folat adalah zat besi dan beruntungnya daging ikan tuna juga mengandung nutrisi ini. Zat besi dalam tubuh di perlukan untuk membantu darah menyalurkan oksigen kesuluh tubuh, mencegah anemia pada ibu hamil dan membantu tubuh menghasilkan energi.

3. Kalium 
Kekurangan kalium dalam tubuh dapat menimbulkan beberapa masalah kesehatan diantaranya susah tidur, sering alami sakit kepala dan otot terasa lemas. Sedangkan manfaat kalium untuk ibu hamil adalah membantu menurunkan tekanan darah tinggi, membantu metabolisme tubuh, menjaga fungsi otak dan mencegah terjadinya kram pada ibu hamil.

4. Vitamin B6
Manfaat vitamin B6 untuk ibu hamil adalah mengurangi gejala morning sickness, membantu merombak lemak dalam tubuh, Meningkatkan daya tahan tubuh, dan menjaga tubuh ibu hamil tetap bertenaga.

Baca juga : Vitamin B6 Untuk Ibu Hamil Manfaat Dan Sumbernya

5. Vitamin B12
Ikan tuna juga mengadung vitamin B12 yang berfungsi untuk membantu menghasilkan sel darah merah, menjaga kesehatan sistem saraf, membantu dalam memproses asam folat.

6. Protein 
Manfaat lain dari mengkonsumsi ikan tuna adalah karena mengandung protein yang berfungsi sebagai nutrisi yang berperan dalam regenerasi sel-sel tubuh yang telah rusak. Selain itu protein juga sebagai sarana untuk mengatur metabolisme tubuh.

7. Natrium 
Natrium dalam tubuh ibu hamil memeliki peranan yang sangat penting, dan kebutuhan natrium dalam tubuh perhari adalah 200 hingga 500 miligram. Dengan mencukupi kebutuhan natrium sehari-hari akan bermanfaat untuk menjaga tekanan darah normal, jantung yang sehat dan memencegah gangguan penglihatan.

Dari salah satu nutrisi diatas yang tidak saya sebutkan adalah kolestrol, umunya bunda dan masyarakat lainnya menganggap kolestrol adalah hal yang menjadi penyebab penyakit, pada hal pernyataan ini tidak sepenuhnya benar bunda, sebab tubuh kita juga mekolestrol untuk aktifitas metabolisme. Penyakit akibat kolestrol terjadi apa bila tubuh mengkonsumsi kolestrol berlebihan.

Setelah di teliti dari kandungan nutrisi di dalam daging ikan tuna ternyata banyak juga ya manfaatnya untuk ibu hamil. Saran nih untuk bunda, agar tubuh tetap sehat bunda harus mengkonsumsi buah dan sayur yang cukup ya, selain itu imbangi juga dengan olahraga yang aman untuk ibu hamil. Semoga artikel ini bermanfaat dan salam senyum. 

Tips Cara Menghilangkan Strech Mark

Semua wanita tentunya ingin terlihat sempurna dan cantik di depan suaminya. Namun karena aktivitas dari wanita itu sendiri. Masalah yang kerap muncul adalah terjadi keluhan di kulit, seperti bekas minyak goreng, bekas terbakar atau strech mark. Kali ini kita akan membahas tentang strech mark. 

Apa itu strech mark? Strech mark adalah sebuah guratan-guratan putih kemerahan pada bagian tubuh yang memiliki panjang mulai dari milimeter sampai belasan sentimeter. strech mark biasanya muncul karena elastisitas kulit melewati batasnya. 

Seperti saat pasca hamil dan melahirkan. Banyak orang beranggapan kalau selulit dan strech mark itu sama saja. Padahal keduanya memiliki perbedaan. Strech mark adalah perenggangan kulit yang melewati batas elastisitas sedangkan selulit adalah bagian kulit yang mengalami lemak berlebihan. 

Tips Cara Menghilangkan Strech Mark

Sebab-Sebab Munculnya Strech Mark 
  1. Perenggangan kulit yang berlebihan pada ibu hamil
  2. Konsumsi obat-obatan yang mengandung steroid tinggi. Obat tersebut dapat merusak kolagen kulit dan menyebabkan munculnya strech mark.
  3. Kekurangan asupan nutrisi terutama vitamin A, C, dan E.
  4. Perubahan dari gemuk ke kurus secara drastis.
  5. Terlalu banyak konsumsi makanan lemak berkalori dan berlemak tinggi.
  6. Terkena luka yang membuat sel kulit mati. 


Contohnya saat seorang wanita menstruasi, dia merasakan gatal yang sangat kemudian menggaruknya dengan kuku sekuat tenaga. Meskipun tidak langsung mengucurkan darah tapi hal tersebut juga bisa meninggalkan bekas strech mark.

Cara Mengatasi Strech Mark Secara Medis
1. Krim dan salep
Telah banyak sekali bertebaran obat penghilang strech mark dengan harga terjangkau dan mudah ditemukan si apotek-apotek terdekat. Mereka mengkalim produknya mampu menghilangkan strech mark dengan mudah dan aman, padahal biasanya produk seperti ini hanya mampu untuk menyamarkan warna guratan dari strech mark tersebut

2. Terapi menggunakan laser
Kelebihan terapi menghilangkan strech mark menggunakan laser adalah strech mark bisa hilang dalam waktu cepat bahkan hanya dalam hitungan detik. Tetapi metode penyembuhan ini juga memiliki kelemahan, yakni biayanya yang mahal dan hilangnya strech mark tidak untuk selamanya, melainkan hanya berlaku selama beberapa waktu saja.

Untuk anda yang lebih suka menggunakan bahan-bahan alami. Anda juga bisa menghilangkan strech mark di rumah tanpa perlu biaya mahal 

Cara Mengatasi Strech Mark Dengan Cara Alami

1. Perbanyak konsumsi air putih
Dengan memperbanyak konsumsi air putih, minimal 8 gelas per harinya kulit anda akan kembali elastis dan lembab. Karena strech mark terjadi akibat elastisitas kulit yang melewati batas, dengan mengembalikan elastisitas dan kelembapan kulit tentunya perlahan-lahan strech mark juga akan memudar.


2. Kopi
Gunakan bubuk kopi yang tidak bercampur dengan apapun, dan belum diseduh sebelumnya. Langsung haluskan biji kopi untuk hasil yang lebih maksimal. Anda tinggal mencampurkan bubuk kopi dan air hangat sampai membentuk krim, kemudian oleskan ke bagian strech mark secara rutin. Menghilangkan strech mark dengan kopi merupakan car yang paling terkenal dan banyak digunakan orang.


3. Bubuk cokelat
Bubuk cokelat sejatinya memang mengandung kolagen yang tinggi, sama seperti pad kopi. Gunakan masker cokelat tambahkan air hangat kemudian oleskan ke bagian strech mark secar teratur.

4. Wortel
Makanan yang satu ini bisa membantu anda untuk menghilangkan strech mark dengan cepat. Cukup haluskan wortel kemudian campur dengan madu. Setelah bercampur, oleskan ke bagian strech mark dan diamkan selama setengah jam lalu bilas dengan air hangat. Pemakaian secara teratur dapat menghilangkan strech mark secara cepat.

5. Lidah buaya
Lidah buaya atau yang biasa disebut dengan aloe vera banyak mengandung vitamin E yang sangat baik untuk kulit dan bisa menghilangkan strech mark. Anda cukup mengoleskan lendir lidah buaya secara rutin setiap harinya akan menghilangkan  strech mark secara lebih maksimal.

6. Minyak zaitun
Cara menghilangkan strech mark juga bisa menggunakan minyak zaitun yang kaya akan vitamin E dan vitamin C yang baik untuk kulit. Pijatkan secara rutin minyak zaitun pada strech mark dengan sendirinya bekasnya akan memudar dan menghilang. Pijatkan sesering mungkin untuk hasil yang lebih maksimal.


7. Kentang
Anda hanya perlu mengiris tebal kentang kemudian mengoleskannya ke bagian strech mark. Atau anda juga bisa memhaluskannya dan menjadikannya masker.

8. Lemon
Lemon adalah buah yang rasa asamnya sangat terkenal, namun jangan salah. Dibalik rasa masam lemok terkandung banyak vitamin C yang bagus untuk kulit. Belah lemon menjadi dua bagian, kemudian oleskan lemon ke bagian strech mark. Tunggu 30 menit kemudian bilas dengan air. Untuk hasil lebih maksimal, gunakan secara teratur.

Itulah tips-tips untuk menghilangkan strech mark yang bisa anda coba di rumah. Jika melakukannya dengan alami, tentunya akan lebih dirasa aman tanpa efek samping. Meskipun biasanya memerlukan waktu lebih lama jika dibandingkan dengan menghilangkan strech mark menggunakan tenaga medis.

Makanan Yang Mengandung Vitamin B6 Aman Untuk Ibu Hamil

Mungkin diantara bunda ada yang bertanya, Makanan yang mengandung banyak vitamin B6 itu apa ya bun? Pada artikel ini akan coba saya jabarkan mengenai sumber vitamin B6 yang aman untuk bunda konsumsi. 

Sebelum kita masuk pada ulasannya, yuk kita mengenal terlebih dahulu apa itu vitamin B6, berapa dosis yang dibutuhkan perhari dan apa manfaatnya untuk kesehatan kita. Vitamin B6 juga disebut dengan piridoksin yang merupakan salah satu dari jenis vitamin B komleks yang mudah larut dalam air. Vitamin ini memiliki peran dalam metabolisme asam amino didalam tubuh kita.

Manfaat vitamin B6 cukup banyak dam tubuh kita bunda, salah satunya adalah untuk mengurangi stress, pencegahan dari penyakit berat seperti penyakit jantung, stroke dan anti penuaan dini. Jadi untuk ibu hamil yang ingin tetap awet muda bisa mengonsumsi vitamin B6 agar selalu tampil cantik. 


Kebutuhan vitamin B6 untuk ibu hamil perharinya berapa ya bunda? 
Hal ini cukup penting untuk ibu hamil ketahui, agar tidak over dosis dalam mengkonsumsi vitamin B6, sebab bila overdosis maka bunda akan mengalami masalah kesehatan lainnya yang merugikan. Ibu hamil dan menyusui membutuhkan asupan vitamin B6 perhari adalah 1,9 hingga 2,0 mg (miligram).

Makanan Yang Mengandung Vitamin B6 Aman Untuk Ibu Hamil

Makanan Yang mengandung Vitamin B6 Untuk Ibu Hamil 
Masuk pada inti pembahasan ya bun. Makanan di bawah ini berupa sayuran, buah, kacang-kacangan dan daging. Selain dari makanan, bunda tetap bisa memperoleh asupan vitamin B6 dari suplemen, tapi harus tetap hati-hati ya bun dalam memilih suplemen dan harus dalam pengawasan dokter atau bidan.  


1. Lobak
Sayur ini mengandung vitamin B6 sebesar 0,08 mcg setiap satu cangkirnya atau setara dengan 92 gram. Saran nih bun, jangan mengandalkan lobak saja untuk memenuhi kebutuhan vitamin B6 ya, campur dengan makanan yang lain, karena kadarnya tergolong kecil dan bunda harus makan banyak lobak biar cukup hehe. 

2. Paprika
Salah satu dari jenis cabe ini mengandung vitamin B6 sebesar 0,27 mcg setiap 92 gram. Untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin B6 bunda bisa mengkonsumsi paprika kira-kira sebanyak 700 gram.

3. Bayam
Sayur bayam tergolong mengandung vitamin B6 yang cukup banyak dibandungakan 2 sayuran di atas, karena kandungannya sebesar 0,44 setiap 92 gramnya. Selain vitamin B6 yang tinggi bayam juga kaya zat besi bun. 


4. Sawi
Sayur favorit saya nih bun, sawi mengandung vitamin B6 sebanyak 0,2 mg setiap 100 gram. Sawi jugu kaya kalsium sehingga sangat rekomendasi buat bunda yang ingin memiliki tulang yang kuat karena kandungan kalsiumnya banyak yaitu 252 mg setiap 100gramnya.

5. Asparagus
Kandungan vitamin B6 pada asparagus cukup banyak yakni 0,091 mg dalam takaran 100g. Asparagus ini juga kaya akan aneka ragam nutrisi seperti vitamin A, C dan K selain itu juga mengandung kalsium dan magnesiung yang dibutuhkan oleh tubuh kita.

6. Brokoli 
Sayur ini mengandung vitamin B6 sebanyak 0,2 mg setiap 100 gram, selain itu brokoli juga mengandung vitamin A dan kalsium, jadi sangat cocok untuk memenuhi kebutuhan vitamin bunda. 

7. Tomat
Sampai saat ini saya masih bingung tomat ini tergolong dalam buah atau sayur ya... entahlah yang jelas tomat ini salah satu makanan yang mengandung vitamin B6 sebesar 0,08 mg setiap 100 gramnya. 

8. Salmon 
Jika bunda salah satu penggemar ikan salmon maka ada kabar baik nih bun. Karena ikan salmon mengandung cukup banyak vitamin B6 yaitu 0,6 mg pada 100gramnya. Ikan juga kaya kalsiumyakni sebesar 363 mg dengan takaran yang sama.


9. Ikan Tuna
Ikaln laut ini juga mengandung vitamin B6 yang hampir sama dengan ikan salmon bun, hanya kurang sedikit saja, yaitu 0,5 mg setiap 100 gramnya. Ikan tuna ini lebih mudah di jumpai di negara kita dari pada ikan salmon. 
10. Daging Ayam
Berdasarkan informasi yang saya peroleh dari wikipedia, daging ayam juga mengandung vitamin B6 yang hampir sama jumlahnya dengan ikan tuna yaitu 0,4 mg per 100 gramnya. Jadi lauk ayam bisa menjadi alternativ asupan vitamin B6 jika bunda tidak terlalu suka daging ikan karena amisnya.

11. Daging Sapi 
Daging sapi juga mengandung vitamin B6 dengan jumlah 0,4 mg per 100 gramnya, jumlanya sama dengan daging ayam. Bunda bisa memilih nih antara daging ayam atau sapi, boleh juga dua-duanya. Apakah daging kambing juga ada? Berdasarkan petunjuk dari wikipedia tidak mengandung vitamin B6 bun.

12. Kacang Hijau 
Saya suka mengkonsumsi bubur kacang hijau karena mengandung vitamin B6 sebesar 0,4 mg setiap 100 gramnya. Selain itu juga mengandung serat, kalsium, vitamin A dan juga vitamin C. 

13. Kurma
Buah khas lebaran ini juga mengandung vitamin B6 dengan kadar 0,2 mg setiap 100 gramnya. Jika bunda punya banyak dirumah silahkan dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan vitamin B6 harian bunda. 

Sekian dulu ya perjumpaan kita pada artikel ini, Semoga informasi Makanan Yang Mengandung Vitamin B6 ini bermanfaat untuk ibu hamil semuanya. Jika Bunda merasa artikel ini bermanfaat, tolong bantu kamai untuk membagikan atau share artikel ini agar lebih bermanfaat untuk banyak orang. Sekian dan salam senyum. 

Vitamin B6 Untuk Ibu Hamil Manfaat Dan Sumbernya

Saat masa kehamilan, bertambahnya berat badan itu sangat disanrankan karena kesehatan dan pertumbuhan janin itu dipengaruhi oleh kenaikan berat badan si ibu. Akan tetapi banyak dari para ibu hamil yang kurang memahami hal tersebut. 

Banyak dari mereka yang mengosumsi makanan sembarangan dan diluar batas kontrol agar berat badan bertambah dan janin yang dikandung tumbuh sehat. Padahal bukan seperti itu, dengan mengosumsi makanan sembarangan dan diluar batas kontrol itu malah akan mengakibatkan obesitas berlebih, memiliki berat badan berlebih juga akan menganggu kesehatan ibu juga janin. 

Memang saat masa kehamilan berat badan disarankan untuk bertambah akan tetapi ukuran bertambahnya berat badan ibu hamil pun harus disesuaikan. Makanan yang dikosumsi ibu untuk tumbuh kembang janin dan kesehatan ibu perlu diperhatikan, bukan sekedar makan akan tetapi tidak memiliki manfaat baik untuk ibu dan janin, makanan yang dikonsumsi ibu harus memiliki kandungan gizi dan nutrisi yang penting untuk kesehatan ibu juga janin yang dikandung. 
Vitamin B6 Untuk Ibu Hamil Manfaat Dan Sumbernya
Makanan yang baik untuk ibu hamil bisa didapat dari makanan yang mengandung berbagai macam sumber vitamin, salah satunya adalah vitamin B6, merupakan bagian dari vitamin B yang biasa disebut dengan vitamin B kompleks, vitamin ini mempunyai banyak manfaat yang baik untuk tumbuh kembang bayi yang sehat juga kesehatan ibu hamil.

Sumber Vitamin B6
Banyak sekali jenis makanan di sekeliling kita yang mempunyai kandungan vitamin B6 yang bermanfaat untuk ibu dan janin, beberapa contoh diantaranya adalah :

1. Gandum
Gandum merupakan makanan yang digolongkan jenis serealis yang mempunyai ciri yang tak jauh beda dengan padi. Gandum merupakan salah satu makanan yang mengandung vitamin B6 yang bermanfaat baik untuk ibu hamil

2. Kacang Kedelai
Kacang kedelai merupakan jenis kacang-kacangan yang biasanya dijadikan untuk bahan baku tempe, kacang kedelai baik dikosumsi oleh ibu hamil untuk mencukupi kebutuhan vitamin B6.

3. Bayam
Bayam merupakan jenis sayuran yang banyak ditemui, kandungan vitamin B6 yang terdapat pada setiap satu cangkir bayam adalah sebesar 0,44 mcg. Manfaat bayam bagi ibu hamil salah satunya yaitu dapat membantu mencegah anemia.

4. Sawi
Sama halnya dengan bayam, sawi juga tak kalah populer. Sawi juga merupakan salah satu jenis sayuran yang mengandung vitamin B6 yang bermanfaat baik bagi kesehatan ibu hamil. Sawi juga bermanfaat mengontrol kadar kolesterol.

Untuk lebih jelasnya bunda bisa membaca artikel khusus yang saya buat yang membahas sumber vitamin B6 alami yang lebih aman tentunya untuk ibu hamil.

Baca juga : Makanan Yang Mengandung Vitamin B6 Aman Untuk Ibu Hamil 

Manfaat Atau Kegunaan Vitamin B6 Bagi Ibu Hamil
Jika kita sudah mengetahui makanan apa saja yang mengandung vitamin B6, lalu kegunaan atau manfaat apa saja pula kandungan vitamin B6 bagi ibu hamil. Berikut merupakan beberapa contoh manfaat atau kegunaan vitamin B6 bagi ibu hamil :

1. Menghilangkan gejala morning sickness
Pada awal kehamilan atau trimester awal ibu sering mengalami gejala morning sickness seperti pusing, mual dan muntah, menurunnya daya tahan tubuh dan nafsu makan. Dengan mengosumsi sumber makanan yang mengandung vitamin B6 dapat membantu menghilangkan gejala morning sickness yang sering dirasakan oleh ibu terutama saat kehamilan awal.
2. Menghancurkan lemak dalam tubuh
Kandungan vitamin B6 bermanfaat untuk menghancurkan lemak pada tubuh dan dapat merubahnya menjadi energi. Kandungan vitamin B6 yang dapat meminimalisir obesitas berlebih pada ibu hamil karena manfaat nya yang dapat menghancurkan lemak dan merubahnya menjadi energi agar ibu selalu terlihat bugar.

3. Sebagai Antibodi untuk menjaga sistem kekebalan tubuh
Saat fase kehamilan, daya tahan ibu hamil menurun dan rentan untuk terkena berbagai gejala yang menganggu kesehatan. Vitamin B6 bermanfaat sebagai antibodi untuk menjaga sistem kekebalan tubuh ibu hamil agar ibu tidak gampang atau sering sakit.

4. Memperbaiki sistem metabolisme tubuh
Dalam proses kehamilan, ibu hamil mengalami perubahan pada tubuh sesuai usia kehamilan, Perubahan sistem metabolisme pada ibu hamil dapat menyebabkan ketidakseimbangan dan akan mengakibatkan berbagai macam gangguan kesehatan. Kandungan vitamin B6 dapat bermanfaat untuk menjaga sistem metabolisme tubuh.

5. Menambah energi untuk ibu hamil
Menurunnya daya tahan tubuh saat kehamilan menyebabkan ibu hamil merasakan lesu serta cepat kelelahan. Dengan mengosumsi sumber makanan yang mengandung vitamin B6 dapat mengembalikan energi dan stamina ibu hamil agar ibu terlihat kuat dan bugar.

Akhir-akhir ini banyak beberapa jenis vitamin termasuk vitamin B6 yang dikemas dalam bentuk suplemen, bagi ibu hamil sebaiknya menghindari karena dimungkinkan vitamin B6 suplemen tersebut terkontaminasi dengan bahan kimia tertentu.

Baca Juga : Haruskah Ibu Hamil Mengkonsumsi Suplemen Vitamin dan Mineral?

Vitamin B6 yang baik adalah vitamin yang terdapat dari sumber makanan murni seperti contohnya gandum, kacang kedelai, bayam yang telah kita baca sebelumnya. ibu perlu berkonsultasi dengan dokter kandungan boleh atau tidaknya makanan dan minuman suplemen. Karena dengan berkonsultasi, dokter biasanya akan memberikan rekomendasi terbaik untuk kesehatan ibu juga janin yang dikandung. Semoga bermanfaat.

Perut Gatal Saat Hamil, Penyebab dan Tips mengatasinya

Masa kehamilan merupakan masa dimana ibu hamil melewati tahap demi tahap usia kehamilan mulai dari kehamilan awal sampai dengan persalinan. 

Dalam melewati tahap kehamilan ibu sering mengeluhkan beberapa gangguan kesehatan mulai dari menurunnya daya tahan tubuh, emosi yang tidak stabil, gejala morning sickness yakni pusing , muat dan muntah.

Terkadang juga  mengalami nafsu makan yang menurun pada trimester awal, dan adanya rasa gatal pada ibu hamil yang biasanya terjadi pada trimester akhir atau menjelang persalinan, rasa gatal biasanya di bagian payudara, leher, paha terutama pada bagian perut. 

Perut Gatal Saat Hamil, Penyebab dan Tips mengatasinya

Kondisi gatal pada perut saat kehamilan itu wajar, akan tetapi jika terus-menerus dan dibiarkan tentunya akan menganggu. Kali ini kita akan membahas gejala perut gatal pada ibu hamil, apa saja penyebab gatal dan bagaimana tips untuk mengatasi rasa gatal pada ibu hamil. Mari kita simak bersama-sama.

Penyebab perut gatal Saat Hamil

1. Kulit Kering
Gatal saat masa kehamilan bisa disebabkan karena kulit kering, kulit kering disebabkan karena perut dan payudara ibu hamil terus membesar yang mengakibatkan kulit lebih kering. 

2. Garis Stretch
Garis stretch merupakan guratan pada perut yang sangat menganggu, adanya stretch pada perut dapat mengakibatkan rasa gatal pada ibu hamil.

3. PPUP 
Rasa gatal bisa terjadi karena adanya PPUP atau Prurutic Urticarial Papules and Plaques of Pregnancy. PPUP terjadi karena adanya peningkatan aktivitas hormon gonadotropin dan hormon estrogen. 

Tips Mengatasi Gatal saat hamil
1.Mengoleskan lotion atau pelembab
Mengoleskan lotion atau pelembab pada kulit dapat mengurangi rasa gatal. jika masih gatal, maka dianjurkan mandi untuk menghilangkan rasa gatal tersebut.

2. Memakai pakaian yang longgar dan berbahan katun
Pakailah pakaian yang longgar, karena pakaian yang terlalu sempit akan bergesekan dengan kulit dan dapat menyebabkan iritasi, selain itu usahakan untuk memakai pakaian yang berbahan kain katun. Agar mudah menyerap keringat serta halus di permukaan kulit.

3. Mengkonsumsi sayur buah dan air putih
Rutin mengkonsumsi sayur, buah dan air putih pada ibu hamil dapat membuat kulit sehat serta lembab. Selain itu sayur dan buah sangat baik untuk perkembangan janin dalam kandungan.


4. Mandi air dingin
Untuk ibu hamil, rutin mandi 2 kali dalam sehari. Serta Dianjurkan pada ibu hamil untuk mandi air dingin untuk menjaga badan tetap sehat dan lembab dan menghindari rasa gatal gatal pada kulit. Pada saat mandi, jangan sampai menggalkan sisa sabun atau busa, karena sisa sabun atau busa tersebut dapat menimbulkan rasa gatal.

Selain itu, jika kulit terasa gatal jangan mandi air hangat, karena air hangat sulit untuk menghilangkan rasa gatal.

5. Ramuan herbal
Jika ibu hamil sering merasakan atau mengalami gatal-gatal pada area kulit, tidak masalah untuk menggunakan atau mengoleskan ramuan herbal. Selama hal itu dapat mengurangi rasa gatal-gatal pada kulit. Selain itu, anda juga dapat memakai bahan alami seperti lendir lidah buaya. 

Jika perut terasa gatal, oleskan lendir lidah buaya pada perut atau permukaan kulit yang terasa gatal. Karena lendir lidah buaya ini dapat meminimalir rasa gatal. Dan Selain lidah buaya, anda juga dapat mengoleskan minyak zaitun, karena minyak zaitun juga dapat dimanfaatkan untuk mengurangi rasa gatal pada perut.

6. Menggunakan sabun dengan pH rendah
Jika ibu hamil sering merasakan gatal-gatal, maka jangan menggunakan sabun dengan pH tinggi, serta dengan aroma tertentu. Biasakan mulai sekarang untuk memakai sabun bayi, karena sabun bayi terbukti aman untuk menghilangkan rasa gatal-gatal pada perut serta aman bagi kandungan.

Banyak dari para ibu yang tak tanggung-tanggung untuk menggaruk agar sensasi gatal yang tak tertahankan di perut itu hilang tanpa menghiraukan akibatnya. Padahal menggaruk kulit saat kehamilan akan menimbulkan garis merah dan kehitaman yang membekas pada perut secara permanen, ini tentu dapat merusak keindahan kulit si ibu. 

Melalui tips diatas ibu dapat menerapkan untuk mengurangi rasa gatal saat kehamilan karena aman dan tidak membuat kulit si ibu timbul bekas yang tentunya menganggu dan membuat ibu hamil merasa lebih percaya diri. Semoga bermanfaat.

Haruskah Ibu Hamil Mengkonsumsi Suplemen Vitamin dan Mineral?

Menjaga asupan nutrisi yang cukup adalah hal penting untuk ibu hamil lakukan agar memiliki bayi dan tubuh yang sehat. Terkadang yang membuat beberapa ibu hamil merasa risau ketika dia disarankan oleh dokter, bidan atau orang disekitarnya untuk mengkonsumsi vitamin dan mineral berbentuk suplemen. 

Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah haruskah ibu hamil mengkonsumsi suplemen vitamin dan mineral serta seberapa pentingkah pengaruh suplemen vitamin dan mineral dalam kehamin?

Sebelumnya yuk kita bahas terlebih dahulu apa itu suplemen. Suplemen merupakan produk yang digunakan untuk melengkapi makanan, mengandung satu atau lebih bahan sebagai berikut, yaitu vitamin, mineral, tumbuhan atau bahan berasal dari tumbuhan, asam amino, bahan yang digunakan untuk meningkatkan Angka Kecukupan Gizi (AKG).


Haruskah Ibu Hamil Mengkonsumsi Suplemen Vitamin dan Mineral?


Agar Ibu hamil memiliki tubuh dan bayi yang sehat maka ibu hamil harus mencukupi asupan gizi harian. Disinalah peran suplemen didalam membantu ibu hamil lebih mudah memperoleh nutrisi yang cukup.

Sebenarnya tanpa mengkonsumsi suplemen vitamin dan minera ibu hamil dapat mencukupi kebutuhan gizi harian dengan cara pola hidup sehat yang prakteknya mengkonsumsi makanan bergizi seimbang dan lengkap sesuai proposional serta diimbangi dengan olahraga ringan. 


Namun dalam kondisi tertentu ibu hami memerlukan tambahan vitamin dan mineral dalam mencukupi asupak gizi sebab kurangnya makan buah dan sayur atau karena rusaknya gizi makanan karena proses pengolahan sayur dan buah yang salah sehingga kandugnan vitamin dan mineral dalam makanan menjadi rusak. 

Oleh sebab itu mengapa suplemen terkadang diperlukan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil agar mencukupi kebutuhan gizi harian. 



Kembali kepada pertanyaannya, haruskah ibu hamil mengkonsumsi suplemen? Jawabannya bisa Iya dan Tidak. Iya jika ibu hamil merasa sulit dan tidak suka mengkonsumsi buah dan sayur serta mengalami kondisi kesehatan tertentu yang mengharuskan untuk mengkonsumsi tambahan vitamin dan mineral. Tidak jika ibu hamil merasa memiliki tubuh yang sehat, suka mengkonsumsi buah dan sayur setiap hari dengan mengolahnya secara benar serta tidak memiliki masalah kesehatan selama kehamilan. 

Berbagi sedikit pengalaman pribadi ya bun. Dulu waktu saya hamil setiap periksa kebidan pulang pasti membawa suplemen vitamin dan saya sangat jarang mengkonsumsi suplemen itu karena saya tidak suka minum obat, tapi alhamdulillah anak saya sehat dengan bobot normal dan pertumbuhannya alhamdulillah juga baik. Jangan ditiru ya bun hehe. 

Kembali ketopik, jika ibu hamil memilih untuk mengkonsumsi suplemen vitamin dan mineral maka sebaiknya berkonsultasi dahulu kedokter agar mendapatkan suplemen yang aman dengan dosis yang tepat. 

Berikut ini akan saya coba paparkan apa saja suplemen yang biasanya diberikan oleh tim medis untuk ibu hamil : 

1. Vitamin B12
2. Asam Folat (Vitamin B9)
3. Zat Besi (mineral)
4. Vitamin C
5. Omega 3 (lemak)
6. Kalsium (mineral)


Kondisi yang mengharuskan ibu hamil mengkonsumsi suplemen biasanya terjadi di awal trimester pertama, sebab umumnya ibu hamil muda mengalami keluhan yang berat seperti mual, muntah, kadang pusing dan pinggang yang sakit sehingga mengalami masalah nafsu makan yang menurun dan akibatnya tubuh kekurangan asupan gizi. Pada kondisi inilah ibu hamil sangat terbantu dengan mengkonsumsi suplemen. Tapi walaupun demikian ibi hamil tetap dianjurkan untuk memakan makanan yang kaya nutrisi seperti nasi, buah, sayur dan lauk pauk walaupun dalam takaran yang sedikit.

Sekali lagi saran saya, ibu hamil tetap mengkonsultasikan hal ini kepada dokter kandungan atau bidan mengenai tambahan asupkan gizi melalu suplemen. 

Sekian ulasan artikel Haruskah Ibu Hamil Mengkonsumsi Suplemen Vitamin dan Mineral semoga memberikan manfaat untuk bunda yang membaca, jika dirasa artikel ini bermanfaat , mohon bantu kami untuk membagikan artikel kepapada orang terdekat bunda agar semakin bermanfaat. Sekian perjumpaan kita dan salam senyum.

Tips Memilih Vitamin C Yang Aman Untuk Ibu Hamil

Ibu hamil membutuhkan asupan vitamin C lebih banyak dari pada sebelum hamil, bila sebelumnya vitamin C digunakan untuk diri sendiri ketika sedang hamil vitamin C yang dikonsumsi akan digunakan juga oleh janin dalam kandungan. 

Berdasarkan artikel kesehatan yang saya baca, Bila ibu hamil kekurangan asupan vitamin akan beresiko mengalami tekanan darah dan pembengkakan pada kaki dan tangan. Kurang asupan vitamin C juga dapat menyebabkan bayi lahir prematur dan penyakit anemia. Namun bila kelebihan vitamin C dapat menekan produksi progesteron yang bisa memicu keguguran.

Sebenarnya tidak hanya ibu hamil yang membutuhkan vitamin C, orang biasa yang tidak hamil juga membutuhkan vitamin ini sehingga banyak diantara kita mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran agar mendapakan asupan vitamin C. Selain itu tubuh kita tidak bisa memproduksi vitamin C dalam tubuh, so kita harus mengkonsumsi buah-dan sayur yang kaya vitamin untuk memenhi kebutuhan vitamin C harian kita.

Tips Memilih Vitamin C Yang Aman Untuk Ibu Hamil

Jika asupan vitamin yang dikonsumsi dari buah dan sayur bunda tidak perlu terlalu khawatir. Namun jika vitamin C yang bunda konsumsi dari suplemen maka bunda harus lebih waspada didalam memilih produk yang tepat, mengingat banyaknya variasi produk suplemen vitamin C dipasaran. Perlu bunda ketahui juga bahwa tidak semua vitamin C itu aman untuk kandungan. Lalu harus bagaimana dan vitamin C yang seperti apa yang aman untuk ibu hamil?

Hal yang perlu dipertimbangkan dalam mengkonsumsi suplemen vitamin C adalah dosis yang dikandungannya, jangan sampai bunda over dosis vitamin C sebab dapat memicu keguguran akibat tekanan progesteron. Bila bunda memiliki penyakit yang disebabkan kelebihan zat besi sebaiknya jangan mengkonsumsi vitamin C dengan dosis yang tinggi hal ini di sebabkan vitamin C akan membantu mercepat penyerpan zat besi dalam tubuh.

Artikel terkait, baca juga : Gejala Kekurangan Zat Besi Pada Ibu Hamil 

Tips Mengkonsumsi Vitamian C Untuk Ibu Hamil
Bila bunda sedang hamil muda, untuk memenuhi kebutuhan vitamin C saya saranakan vitamin ini diperoleh dari mengkonsumsi buah dan sayur-sayuran segar, selain lebih aman dan dosisya tidak telalu berlebihan. 

Jika bunda ingin mengkonsumsi vitamin C bersumber dari suplemen maka sebaiknya pahami terebih dahulu berapa dosis pertabletnya, baca aturan pakai dan konsultasikan kepada dokter atau bidan kandungan.

Hal lain yang harus di perhatikan adalah mengukur keasaman vitamin C yang berupa suplemen, alasanya vitamin C yang terlalu asam dapat menimbulkan rasa mual pada ibu hamil, dan juga dapat mempengaruhi kondisi kesehatan lambung, apa lagi untuk bunda yang memiliki riwayat penyakit maag atau asam lambung.

Sekali lagi, bila bunda ingin aman dalam memenuhi vitamin C sebaiknya ambillah sumber vitamin C alami yang terdapat pada buah dan sayuran. Namun, jika bunda dalam kondisi tertentu yang harus mengkonsumsi vitamin C bersumber dari kapsul atau tablet maka sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada ahli medis kandunga yang bunda percaya.

Pisang juga kaya vitamin C, baca juga ya bun : Manfaat Buah Pisang Untuk Ibu Hamil 

Demikian shareing Tips Memilih Vitamin C yang Aman Untuk Ibu Hamil, semoga dapat memberikan manfaat dan pengetahuan untuk bunda yang membaca artikel ini. Bila bunda merasa artikel ini bermanfaat, tolong bantu share ya artikel ini agar semakin berguna untuk orang banyak. Terimakasih dan salam senyum. 

6 Vitamin Penting Untuk Ibu Hamil Agar Tetap Sehat

Hamil adalah masa yang penting untuk wanita dalam menjaga kesehatan diri dan janin didalam kandungannya, sehingga pola hidup sehat sangat dianjurkan untuk diperaktekkan dalam rutinitas sehari-hari. Agar memiliki tubuh yang sehat, seorang wanita hamil haruslah mempu memenuhi kebutuhan gizi hariannya, salah satunya adalah kebutuhan vitamin.

Alasan mengapa vitamin dibutuhkan dan harus dipenuhi asupannya dalam tubuh, sebab tubuh kita tidak mampu memproduksi vitamin secara alami dalam proses metabolisme, sehingga untuk memenuhi kebutuhan vitamin manuisa harus mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin.

Manfaat vitamin dalam tubuh adalah untuk menjaga ke seimbangan tubuh, membantu proses metabolisme, pembongkaran lemak menjadi energi, dan membantu dalam proses penyerapan nutrisi lainnya.

6 Vitamin Penting Untuk Ibu Hamil Agar Tetap Sehat
Apa yang terjadi bila ibu hamil kekurangan vitamin?
Akan banyak masalah kesehatan yang akan muncul disaat hamil, misalkan jika Bunda mengalami kekurangan asupan vitamin D persendihan dan tulang akan mudah kropos dan beresiko janin lahir dengan tulang yang kurang sehat. Bila kekurangan vitamin C maka metabolisme tubuh terganggu dan tubuh akan rentan terserang infeksi karena menurunnya daya tahan tubuh dan banyak lagi.

Baca juga : Gejala Kekurangan Zat Besi Pada Ibu Hamil 

Oleh sebab itu bunda, harus memahami secara betul nutrisi apa saja yang harus dipenuhi setiap hari, salah satunya adalah vitamin. Berikut ini ulasannya untuk Bunda :

6 Vitamin Penting Untuk Ibu Hamil 

1.  Vitamin A
Salah satu manfaat dari vitamin A adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh, dan mengkonsumsi vitamin A sangat baik untuk Bunda yang lagi hamil di trimester pertama. Sebab biasanya ibu hamil muda rentan mengalami banyak keluhan kesehatan. Selain menjaga kesehatan tubuh Vitamin A juga umum diketahui mampu menjaga kesehatan mata.

Asupan vitamin A dapat diperoleh dari menkgonsumsi makanan berupa sayuran dan buah-buahan seperti wortel, tomat, apel, buah naga, pisang, olahan susu, umbi-umbian, bayam, buah pepaya dan mangga. Bunda bisa cari reffrensi lain makanan yang kaya akan vitamin A, jika ingin mengkonsumsi vitamin A berupa suplemen bunda harus konsultasi dokter dulu ya.

Walaupun vitamin A bagus untuk ibu hamil, mengkonsumsi vitamin A terlalu banyak atau berlebihan saat hamil justru membahayakan untuk ke sehatan janin.

2.  Vitamin B 
Vitamin B sering juga disebut dengan vitamin yang kompleks karena memiliki banyak jenis, seperti Vitamin B1, B2,B3,B5 dan seterusnya. Ke semua jenis vitamin B ini memiliki kegunaan dan manfaat untuk tubuh kita. Berikut ini ulasan singkat dari tiap-tiap vitamin B :

Vitamin B1 
Taimin adalah nama lain dari Vitmain B1 yang berfungsi untuk mengurangi keluhan morning sickness terutama untuk ibu hamil muda. Selain itu manfaat dari vitamin B1 adalah untuk menyiapkan produksi asi untuk ibu hamil di trimester akhir. Makanan sumber vitamin B1 diantaranya adalah kacang-kacangan, gandum, tomat, wortel, brokoli, anggur, jeruk dan semangka.

Vitamin B2
Vitamin B2 atau juga disebut riboflavon bermanfaat untuk membantu perkembangan janin khususnya dikehamilan minggu pertama selain itu juga berfungsi untuk memproses makanan yang bunda konsumsi menjadi nutrisi untuk janin dalam kandungan. Makanan yang mengandung vitamin B2 adalah keju, jamur, telur, kedelai, ikan dan brokoli.

Vitamin B3
Berfungsi dalam membantu anda mengurangi mual dan muntah di kehamilan pertama dan membentuk sel otak janin. Viramin B3 dibutuhkan ibu hamil sebesar 18 mg. Anda dapat melengkapi dengan konsumsi gandum, hati, sayuran hijau, kacang tanah, susu.


Vitamin B5 
Asam pantotenat atau juga Vitamin B5 berfungsi untuk menjaga tubuh bunda tetap bertenaga sebab vitamin ini berperan dalam tubuh sebagai koenzim didalam metabolisme karbohidrat, protein dan lemak. Dari haril metabolisme ini dihasilkan energi untuk beraktifitas. Asupan vitamin ini bisa bunda peroleh dari mengkonsumsi kuning telur, ikan, alpukat, kacang-kacangan dan ubi.

Vitamin B6 
Vitamin B6 merupakan vitamin yang cukup penting dalam kesehatan yaitu berfungsi untuk memelihara fungsi darah, kulit, dan syaraf pusat pda ibu hamil sehingga bunda bisa tetap sehat. Makanan kaya akan sumber vitamin adalah kentang, ikan, hati, keju, susu, pisang, telur bayam dan wortel.
Baca juga : Vitamin B6 Untuk Ibu Hamil Manfaat Dan Sumbernya

Vitamin B7
Vitamin ini juga dikenal dengan vitamin H atau juga dikenal dengan sebutan Biotin. Saya juga baru mengetahui bahwa istilah lain dari Vitamin B7 adalah vitamin H. Vitamin ini berguna didalam tubuh untuk mensintesis sel-sel baru yang berperan menggantikan sl yang rusak dalam tubuh kita atau dalam kata lain vitamin B7 bermanfaat untuk memulihkan tubuh ibu hamil yang lemas menjadi lebih bertenaga.

Sumber vitamin B7 adalah daging, kuning telur dan pisang. Baca juga artikel terkait : Manfaat Buah Pisang Untuk Ibu Hamil

Vitamin B9 
Asam folat adalah nama lain dari Vitamin B9 atau juga disebut Vitamin M ini sangat dibutuhkan asupannya oleh ibu hamil, bahkan wanita yang merencanakan kehamilan di anjurkan untuk memenuhi kebutuhan vitamin B9 ini agar memiliki kandungan yang sehat.

Vitamin B9 atau folat ini berfungsi untuk membantu pembentukan syaraf janin. Ke kurangan asupan vitamin B9 pada saat hamil dapat mengakibatkan resiko bayi lahir cacat sistem syaraf otak dan kelainan tulang belakang. Sumber fitamin ini ada pada jerukm, tomat, biji bunga matahari, bayam, kacang polong dan produk-produk gandum.

Vitamin B 12 
Manfaat vitamin B12 adalah untuk membantu merubah makanan menjadi energi saat hamil, biasanya ibu hamil cenderung lemas terutama untuk ibu hamil muda. Vitamin ini baik untuk memulihkan lemas pada ibu hamil. Selain itu Vitamin 12 juga membantu memproses asam foat dalam tubuh. Makanan sumber vitamin B12 adalah susu, rumput laut dan daging sapi.


3. Vitamin C
Vitamin C berguna dalam tubuh ibu hamil sebagai zat yang membantu penyerapan zat besi, membongkar lemak menjadi energi sehingga bunda bisa lebih segar dan bugar. Selain itu Vitamin C menjaga dayatahan tubuh agar tetap sehat. Sumber vitamin C terdapat banyak pada jenis buah-buah seperti jeruk, pisang, mangga dan buah jambu.

Artikel Terkait : Vitamin C Untuk Ibu Hamil Fungsi dan Manfaatnya

4. Vitamin D
Vitamin ini berfungsi dalam pembentukan struktur tulang pada janin dalam kandungan, membantu pembentukan gigi pada bayi atau balita dan membantu dalam penyerapan kalsium. Vitamin D juga bermanfaat di dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mencegah serangan beberapa jenis penyakit kanker. Sumber vitamin ini berada dilam tubuh kita, saat tubuh terpapar cahaya matahari yang sehat. 

5. Vitamin E
Vitamin ini juga berfungsi meningkatkakan daya tahan tubuh ibu hamil, memengurangi stress, menjaga kesehatan kulit, sebagai antioksidan alami dan menjaga sel darah merah yang mengangkut oksigen kesueluruh tubuh. Selain itu juga menjaga tubuh dari bahaya kelebihan vitamin A dan menjaganya dari kerusakan.

6. Vitamin K 
Vitamin K memiliki banyak fungsi dalam kesehatan ibu hamil salah satunya adalah untuk mencegah kroposnya tulang saat hamil karena dapat meningkatkan kepadatan struktur tulang, selain itu juga dapat melawan penyakit diabetes karena membantu kerja insulin. Sumber Vitamin K terdapat pada sayuran hijau seperti bayam, selada, katuk dan brokoli

Dari kesemua vitamin di atas dibutuhkan oleh semua manusia baik  pria dan wanita, hamil dan tidak. Namun yang perlu bunda ketahui bahwa ibu hamil membutuhkan asupan lebih banyak dari wanita biasa yang tidak hamil.

Hal lain yang harus diperhatikan juga adalah jangan mengkonsumsi salah satu vitamin dengan berlebihan karena justru akan berdampak negatif. Bila Bunda ingin mengkonsumsi suplemen vitamin sebaiknya dikonsultasikan dulu terhadap dokter kandungan atau bidan agar lebih aman.

Baca juga : Perlukah Ibu Hamil Mengkonsumsi Suplemen Vitamin dan Mineral?

Gejala Kekurangan Zat Besi Pada Ibu Hamil

Menjaga asupan zat besi dimasa kehamilan adaah hal yang penting untuk dilakukan sebab zat besi digunakan oleh tubuh kita untuk menghasilkan hemoglobi dan protein dalam sel darah merah yang bertugas untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. 

Kebutuhan jumlah asupan zat besi pada wanita hamil bertambah 2 kali lipat melebihi wanita biasa dan apa bila ibu hamil tidak mendapatkan asupan yang cukup maka Bunda akan mudah merasakan lelah, lesuh dan lunglai serta mudah terserang infeksi. Selain itu Bunda akan beresiko melahirkan bayi dengan bobot rendah. Sekarang yang menjadi pertanyaan. 

Gejala Kekurangan Zat Besi Pada Ibu Hamil

Apakah Ada Gejala Atau Tanda Kekurangan Zat Besi Pada Ibu Hamil? 
Tentunya ada, karena tubuh mengalami defisiensi zat yang cukup penting sehingga menggangu kesehatan dan akan terlihat baik secara fisik ataupun nonfisik. Berikut ini beberapa tanda atau gejala bila bunda kekurangan asupan zat besi: 

1. Bunda akan mudah merasakan Kelelahan dan mudah capek
2. Lebih sensitif atau mudah tersinggung
3. Tidak berenergi
4. Raut muka menjadi pucat
5. mengalami sesak nafas
6. Sulit untuk berkonsentrasi dan berpikir
7. Sering alami pusing dan sakit kepala 
8. Kaki dan tangan menjadi terasa dingin 
9. Kaki sering kesemutan
10. Lidah terasa sakit dan membengkak 
11. Kekebalan tubuh menurun 
12. Dadaterasa sakit
13. Detak jantung terasa lebih cepat

Gejala lain yang mungkin akan bunda alami bila mengalami anemia adalah kuku mudah patah, rambut menjadi rapuh (rontok), dan nafsu makan yang menurun. 


Namun pada kenyataanya semua gejala atau tanda diatas tidak akan bunda alami keseluruhan, bisa jadi beberapa saja yang dirasakan. Jika bunda mengalami gejala diatas dan benar-benar membuat bunda terasa payah maka sebaiknya segera hubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Munculnya salah satu gejala yang dialami bunda di atas belum tentu disebabkan karena bunda kekurangan zat besi, karena bisa jadi disebabkan kekurangan zat nutrisi lain, jadi pemeriksaan kesehatan itu tetap perlu selama kehamilan. 

Sumber Makanan Kaya Zat Besi Untuk Ibu Hamil 
Bila bunda merasa yakin bahwa gejala yang bunda alami karena kekurangan asupan zat besi, maka untuk memenuhi kecukupan zat besi bunda harus mengkonsumsi makanan kaya zat besi diantaranya adalah daging merah, sayuran hijau gelap seperi bayam dan brokoli, roti gandum, sarapan sereal, kuning telur, kacang dan biji-bijian. 

Sekarang bunda telah mengetahui gejala yang akan dialami bila tubuh mengalami ekurangan zat besi, jadi mulai dari sekarang saran saya bunda harus menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat, yaitu dengan cara makan makanan bergizi seimbang dan di imbangi dengan olahraga ringan untuk ibu hamil. Semoga artikel ini bermanfaat, jika bunda merasa informasi ini membantu menjawab masalah bunda mohon bantu kami menshere informasi ini agar semakin berguna untuk banyak orang. Terimakasih dan salam senyum. 

Kebutuhan Kalsium Harian Ibu Hamil

Pada masa kehamilan, janin didalam kandungan bunda membutuhkan asupan kalsium yang cukup untuk pembentukan tulang dan otot yang kuat. Mineral kalsium amat penting untuk menjaga detak jantung yang selalu stabil dan saraf yang berfungsi secara sempurna. 

Kebutuhan Kalsium Harian Ibu Hamil
Oleh sebab itu, ibu hamil sebaiknya mendapatkan asupan kalsium yang cukup setiap harinya. Sebab kalsium memiliki banyak manfaat untuk ibu hamil dalam menjaga kesehatannya. 


Berikut ini sekilas ulasan mengenai pentingya manfaat dari kalsium untuk bunda, (1) Membantu dalam proses pembentukan otot dan saraf supaya berfungsi dengan sempurna, (2) Mencegah resiko osteoporosis pada ibu hamil, dan (3) Meminimalisir munculnya resiko komplikasi dimasa kehamilan.


Sekarang Yang menjadi pertanyaan adalah "Berapa Kebutuhan Kalsium harian Ibu Hamil?" Bunda akan menjumpai jawabnnya pada artikel ini. Menurut (AKG) atau sering disebut Angka Kecukupan Gizi Indonesia tahun 2013 memberikan rekomendasi pada ibu hamil dan menyusui untuk mengkonsumsi 1300 mg kalsium per hari. Untuk memperoleh kalsium sebanyak ini bunda harus mengkonsumsi setiap hari makanan yang kaya akan kalsium. 

Bunda jangan sampai lupa untuk mengoptimalkan asupan vitamin dan meneral lainnya agar petumbuhan janin dan kesehatan terjaga dengan baik. Sempatkanlah untuk berolahraga ringan untuk mengurangi pegal dan menjaga kondisi tubuh tetap fit. 

Baca juga : 

Ciri dan Gejala Kekurangan Kalsium Pada Ibu Hamil

Kalsium adalah zat penting yang harus dicukupi kebutuhannya oleh para ibu hamil. Walaupun demikian mengenal ciri atau gejala bila tubuh kekurangan kalsium cukup penting untuk diketahui agar dapat mengantisipasi apakah tubuh kita kekurangan kalsium atau tidak. 

Kalsium yang merupakan salah satu jenis mineral yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi baik bagi balita, anak-anak dan orang dewasa sakalipun. Tubuh yang mengalami kekurangan kalsium dapat mengakibatkan pertumbuhan tulang terganggu, terutama pada balita dan anak-anak. Sedangkan pada ibu hamil dapat mengakibatkan pertumbuhan janin terganggu.

Ciri dan Gejala Kekurangan Kalsium Pada Ibu Hamil
kemudian, apa saja gejala atau ciri-ciri bila ibu hamil mengalami kekurangan kalsium? untuk bunda pembaca setia situs ini berikut ulasannya: 

Ciri Dan Gejala Ibu Hamil Kekurangan Kalsium 

1. Punggung atau pinggang sering mengalami nyeri
2. otot terasa nyeri dan sering mengalami kram 
3. Warna gigi terlihat kuning
4. Rambut mudah mengalami rontok
5. Mudah sakit gigi dan gigi berlubang
6. Kepala sering mengalami pusing
7. Detak jantung menjadi tidak beraturan 
5. Hipertensi 
6. Sulit atau susah tidur (insomnia)
7. Mudah emosi, gugup dan sering merasa cemas

Sebagaimana yang kita tahu bahwa kalsium dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu pertumbuhan tulang dan gigi untuk bayi, balita, anak hingga remaja, sedangkan untuk orang dewasa adalah untuk mencegah kroposnya tulang dan gigi secara dini (kropos lebih awal). Pada ibu hamil kalsium dibutuhkan lebih banyak daripada orang wanita biasa (yang tidak hamil)


Ibu hamil membutuhkan kalsium lebih banyak karena untuk menunjang pembentukan tulang pada janin dan menjaga tulang ibu hamil tetap kuat saat menopang beban lebih berat dari biasanya. Jika seorang wanita hamil kekurangan kalsium akan rentan mengalami korpos tulang (oestoprosis) dan tidak hanya itu akan beresiko bayi lahir dengan kondisi tulang yang tidak normal. 

Berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam "The Journel of Nutrition" 2010 Kalsium juga diketahui mampu mengurangi resiko preeklamasi yang merupakan suatu kondisi dimana ibu hamil mengalami tekanan darah tinggi dan protein dalam urin sehingga beresiko melahikran bayi lebih awal (prematur). 

Masih dalam penelitian diatas yang berhubungan dengan kalsium, bahwa ibu hamil yang kekurangan kalsium dapat Mengakibatkan pengembangan kardiovaskular pada janin dan dapat meningkatkan resiko tenakanan darah tinggi pada bayi yang baru lahir.

Ditahun yang berbeda 2004 yang diterbitkan dalam ""The Journel of Nutrition" mengungkapkan bahwa kepadatan mineral tulang janin dan bayi yang baru lahir berpengaruh pada tingkat kalsium dalam tubuh ibu yang mengandungnya.

Saya rasa sekarang bunda lebih mengerti ciri dan gejala ibu hamil yang kekurangan kalsium dan resiko bila bunda yang sedang hamil mengalami kekurangan kalsium. Untuk memenuhi kebutuhan kalsium bunda bisa mengkonsumsi susu dan makanan yang kaya kalsium. Semoga artikel ini bermanfaat untuk bunda dan sampai jumpa diartikel lainnya. 

Kalsium Bagi Ibu Hamil Manfaat Dan Sumbernya

Ibu hamil membutuhkan nutrisi yang banyak karena harus memenuhi kebutuhan dirinya sendiri dan bayi yang ada di dalam kandungannya. Kita bisa membaca di buku-buku atau literatur lain kalau yang paling dibutuhkan oleh ibu hamil adalah kalori, protein, vitamin, dan mineral. Zat besi dan kalsium merupakan bagian dari mineral. 

Zat besi sangat dibutuhkan oleh ibu hamil untuk mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh dan mencegah anemia. Sama seperti zat besi, kalsium juga merupakan komponen penting yang manfaatnya sangat dibutuhkan oleh ibu hamil. Daripada hanya menebak-nebak dan mengira, maka disini kita akan mengelupas manfaat dan sumber kalsium secara tuntas. Terutama manfaatnya bagi ibu hamil.

Kalsium Bagi Ibu Hamil Manfaat Dan Sumbernya

Kalsium adalah salah satu jenis mineral yang dibutuhkan tubuih untuk membentuk kekuatan pada tulang dan gigi. Dan jika tubuh kita kekurangan kalsium bisa menyebabkan pertumbuhan tulang terganggu dan mengalami osteoporosis. 

Beberapa Manfaat Kalsium Bagi Ibu Hamil 

1. Mencegah osteoporosis
Kalsium dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Ibu hamil membutuhkan kalsium untuk mempertahankan kesehatan tulang dan memberikan nutrisi pada janin. Janin membutuhkan kalsium untuk membentuk jaringan tulang rawan. Jika pemenuhan kalsium sesuai dengan kebutuhan tubuh maka kalsium juga berguna untuk memperkuat tulang dan mencegah osteoporosis.

2. Membantu proses metabolisme
Kalsium memdukung proses pembakaran lemaksehingga sangat baik untuk menurunkan berat badan. Asupan kalsiuma kan membentuk tubuh yang lebih sehat karena mengalami penumpukan dalam tubuh. Bagi ibu hamil yang diharuskan untuk melakukan diet ibu hamil, maka anda bisa mengonsumsi susu rendah lemak yang memiliki kadar lemak sedikit dan banyak mengandung kalsium.

3. Meringankan gangguan menstruasi
Saat seorang wanita akan mengalami menstruasi baisanya wanita akan mengalami gejala seperti tingkat emosi yang meninggi, tingkat kesensitifan meninggi, dan juga mengalami nyeri di bagian bawah perut karena pengaruh hormon estrogen dan progesteron yang mengalami fluktuasi. Dengan mengonsumsi kalsium dan vitamin D gejala-gejala yang dialami saat pra menstrusi dan pada saat menstruasi bisa sedikit berkurang.

4. Menjaga kesehatan jantung
Jika asupan kalsium yang dibutuhkan oleh tulang dan gigi sudah cukup. Maka, sisa dari penggunaan kalsium tersebut akan digunakan otot untuk membentuk sistem kerja yang lebih baik. Baik itu otot jantung, sistem syaraf dan pembuluh darah. Jumlah kalsium yang cukup akan secara alami menjaga kesehatan jantung.

5. Mencegah kanker
Asupan kalsium yang cukup akan membantu tubuh untuk membentuk kekebalan alami yang mengurangi resiko kanker. Jenis kalsium alami yang didapatkan dari makanansangat bermanfaat untuk mencegah beberapa jenis kanker ovarium, payudara, prostat, dan kolorektal.

6. Menjaga kesehatan dan kebugaran ibu hamil
Ibu hamil memebutuhkan 1000 mg kalsium per hari. Kalsium dibutuhkan oleh ibu hamil untuk menjaga kondisi kehamilan agar tetap sehat. Kalsium yang cukup bisa melindungi ibu hamil dari kondisi preklamsia atau kondisi tekanan darah tinggi sepanjang kehamilan. 

7. Membentuk organ janin dalam kandungan
Kalsium diperlukan oleh janin untuk memebrntuk pertumbuhan jaringan tulang sehingga saat lahir bayi terhindar dari resiko cacat fisik. Kalsium juga membentuk struktur gigi yang baik dan kuat, membentuk jaringan otot, jantung, dan sistem syaraf. Serta mendukung pengembangan irama jantung pada janin dan membentuk sistem pembekuan darah.

Orang-orang biasanya akan mengonsumsi susu untuk memenuhi kebutuhan kalsiumnya, padahal ada sumber kalsium lain selain susu yang bisa anda coba :

Makanan Sumber Kalsium Untuk Ibu Hamil 

1. Keju
Keju beeasal dari susu. Jadi keju juga mengandung nutrisi yang hampir sama dengan susu. Keju mengandung protein, vitamin, mineral, kalsium, fosfor, lemak, dan kolesterol. Meskipun sebenarnya banyak kandungan nutrisinya, tapi batasi kondumsi dan keju anda karena kelebihan kalsium juga tidak baik.

2. Yoghurt
Yoghurt juga hampir sama dengan keju yang diolah dari susu. Yoghurt merupakan susu yang difermentasi dengan bakteri pengurai. Yoghurt juga makanan yang tinggi kalsium, karena berbahan dasar susu yang banyak mengandung nutrisi termasuk kalsium.


3. Sayuran hijau
Sayuran hijau selain mengandung zat besi yang tinggi juga mengandung kalsium. Tanpa kita sadari, selain mengonsumsi susu untuk memenuhi kebutuhan kalsium, kita juga memenuhinya lewat sayuran hijau yang kita konsumsi. Contoh sayuran hijau yang mengandung kalsium adalah bayam dan brokoli.

4. Kacang kedelai dan susu kedelai
Kacang kedelai mengandung kalsium yang sangat tinggi hampir sama dengan susu sapi. Tidak hanya kacang kedelainya saja, tetapi olahan dari kedelai seperti susu kedelai pun memiliki kandungan kalsium yang tinggi yang juga hampir sama dengan susu sapi.


5. Ikan salmon
Ikan salmon kaya akan lemak sehat dan juga protein. Namun ternyata, ikan salmon yang dikalengkan dengan tulang belakangnya mengandung kalsium yang tinggi. Pada saat ini ikan salmon sangat mudah didapatkan dimanapun. Anda bisa menambah asupan kalsium anda dengan mengolah ikan salmon apabilan anda sudah bosan dengan sayuran hijau.

6. Kacang putih
Kacang putih merupakan kacang dengan kandungan kalsium yang lumayan tinggi, pada umumnya kacang putih memiliki kandungan kalsium sebanyak 175 mg/ porsinya.

7. Lobak
Lobak adalah jenis sayuran yang biasanya dimasak dicampur dengan sop. Dengan mengonsumsi lobak, selain anda mendapat asupan kalsium yang lumayan tinggi, anda juga bisa memenuhi kebutuhan vitamin A yang baik untuk kesehatan mata.

8. Biji wijen
Dalam 1 ons biji wijen mengandung kalsium yang setara dengan segelas susu. Bisa dipastikan kalau kandungan kalsium dalam biji wijen sangat tinggi. Wijen biasanya dipakai untuk menghias kue dan tidak dikonsumsi secara langsung.

9. Jeruk
Selain mengandung vitamin C, jeruk juga mengandung kalsium yang lumayan tinggi. Bayangkan dengan banyak mengonsumsi jeruk sebagai camilan. Anda bisa memperoleh asupan vitamin C dan kalsium secara bersamaan. 

10. Ikan sarden
Sarden merupakan olahan dari ikan laut yang dikalengkan. Anda bisa mengonsumsi ikan sarden satu minggu sekali. Selain mengandung kalsium, jenis ikan juga mengandung protein dan zat besi yang juga baik untuk ibu hamil.

11. Pisang
Pisang adalah jenis buah yang tidaka asing dan harganya pun lumayan terjangkau. Pisang juga mudah didapat karena hampir di seluruh wilayah Indonesia ada pisang. Pisang kaya akan mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, besi, dan kalsium.


Karena pentingnya kalsium maka ibu hamil perlu untuk memenuhi kebutuhan kalsiumnya. Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter kandungan dan ahli gizi, makanan apa saja yang perlu anda konsumsi untuk mendapatkan asupan nutrisi yang cukup.

Anemia Pada Ibu Hamil Dan Tips Mengatasinya

Ibu hamil yang membutuhkan pasokan sel darah yang lumayan tinggi rentan terkena anemia. Anemia adalah penyakit yang disebabkan berkurangnya jumlah sel darah merah atau yang sering disebut dengan hemoglobin. Hemoglobin adalah senyawa protein yang membawa oksigen di dalam sel darah merah menuju ke seluruh jaringan tubuh. 

Anemia pada ibu hamil yang tidak ditanangi dengan benar dapat meningkatkan resiko komplikasi yang berbahaya, seperti persalinan prematur dan bayi lahir dengan keadaan kekurangan berat badan. Untuk ibu, anemia dapat memicu depresi pasca persalinan. Anemia pada ibu hamil terjadi karena adanya peningkatan jumlah plasma dan eritrosit. 

Anemia Pada Ibu Hamil Dan Tips Mengatasinya

Peningkatan plasma sebanyak tiga kali pada jumlah eritrosit akan menyebabkan penurunan perbandingan hemoglobin-hematokrit sehingga akan meningkatkan risiko anemia fisiologis pada saat hamil. Meskipun pada saat hamil, mengalami anemia fisologis termasuk hal yang normal.

Jenis anemia pada ibu hamil ada 3 macam

1. Anemia Defisiansi Zat Besi
Jenis anemia ini adalah jenis anemia yang sering terjadi pada ibu hamil. Anemia ini terjadi karena tubuh kekurangan zat besi sehinggan hemoglobintidak mencukupi. Padahal hemoglobin merupakan salah satu protein dalam sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. 

Pada ibu hamil yang menderita anemia defisiansi zat besi, oksigen di dalam tubuh ibu tidak terikat oleh darah secara cukup sehingga mengalami kekurangan zat besi yang mengakibatkan aktivitas organ-organ di dalam tubuh juga tidak maksimal.

2. Anemia Defisiansi Folat
Anemia jenis ini adalah anemia yang kekurangan asam folat. Asam folat termasuk dalam kelompok vitamin B. Tubuh membutuhkan asam folat dalam membentuk sel-sel baru dan sel darah merah. Pada saat hamil, ibu hamil memerlukan asupan folat yang lebih banyak daripada biasanya. 

Kekurangan folat pada ibu hamil akan menyebabkan kondisi tubuh tidak dapat membuat sel darah merh yang cukup untuk mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Bahkan kekurangan folat bisa meningkatkan resiko cacat lahir. 

Inilah alasan kenapa biasanya di dalam susu khusus ibu hamil disertai dengan asam folat. Makanan yang mengandung asam folat seperti brokoli, asparagus, brokoli, buah jeruk, alpukat, kecambah, dan lain-lain. 


3. Anemia defisiansi B12
Anemia ini disebabkan karena kekurangan vitamin B12. Vitamin B12 dibutuhkan tubuh untuk membentuk sel darah merah. Vitamin B12 bisa diperoleh dari tiram, kerang, daging sapi, telur, ikan salmon, daging unggas, dan susu. 


Kebutuhan vitamin B12 tidak cukup jika hanya diperoleh dari makanan saja. Maka dari itu, jika ibu mengalami anemia defisiansi B12 mintalah juga resep untuk menambah vitamin B12.

Gejala  Anemia Pada Ibu Hamil
Gejala-gejala yang akan dialami ibu hamil pada saat mengalami anemia contohnya seperti cepat lelah, merasa lemah, tampak pucat, denyut jantung tidak teratur dan bahkan sampai sesak nafas. Yang perlu dicermati dan diperhatikan dengan baik adalah gejala anemia biasanya juga tampak mirip dengan gejala kehamilan pada umumnya, sehingga banyak ibu hamil yang tidak sadar kalau dirinya sedang menderita anemia. 

Selain gejala diatas, ibu hamil juga biasanya mengalami gejala seperti sakit kepala, merasa gatal di bagian tertentu, rambut rontok, telinga berdenging, dan sering sariawan. Untuk lebih jelasnya, jika anda merasakan tubuh anda mengalami gejala-gejala ke atas segera periksakan ke dokter kandungan agar dilakukan test darah jika benar-benar gejala yang diderita adalah gejala anemia.

Tips Mengatasi Anemia Pada Ibu Hamil
Anemia pada ibu hamil yang umum terjadi dapat diatasi dengan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung zat besi seperti sayuran hijau, daging ayam, telur, jenis ikan-ikanan dan lain-lain. Agar tubuh dapat menyerap zat besi dengan maksimal, diperlukan juga  asupan vitamin C yang lumayan tinggi yang banyak terdapat di buah-buahan seperti jambu biji, kiwi, pepaya, jeruk, tomat, dan lain-lain. 

Jika setelah mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung zat besi, kondisi anda masih tetap sama. Maka cobalah untuk mengonsumsi suplemen penambah zat besi. Jangan lupa untuk mengonsumsinya sesuai resep dokter. Karena biasanya suplemen penambah zat besi akan menimbulkan efek samping seperti sakit perut, diare, nyeri ulu hati, mual, atau tinja yang berwarna gelap.

Anemia membawa dampak buruk bagi ibu dan janin. Untuk itu usahakan agar anda tidak mengalami anemia selama masa kehamilan. Jangan pernah menganggap sepele penyakit apapun. Lakukan control setiap bulannya ke dokter kandungan anda, agar anda dan janin tetap sehat dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Artikel Terkait : Gejala Kekurangan Zat Besi Pada Ibu Hamil 

Tips Senam Ibu Hamil Di Rumah Agar Mudah Melahirkan

Ibu hamil wajib untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuhnya. Tidak hanya untuk kebaikan diri sendiri, tetapi juga untuk kebaikan janin yang ada di dalam kandungannya. Olahraga ringan secara rutin dan teratur dapat membantu ibu untuk menjaga kesehatan dan kebugaran. Jika sempat luangkan waktu untuk melakukan senam ibu hamil. 

Senam ibu hamil adalah senam yang gerakannya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi ibu hamil. Selain itu, senam hamil juga bermanfaat untuk mempersiapkan fisik dan mental pada saat persalinan.

Baca juga : Tips Melahirkan Normal Tanpa Jahitan

Beberapa ibu hamil mungkin takut untuk melakukan senam hamil karena khwatir kalau senam hamil berbahaya bagi keselamatan ibu dan bayinya. Padahal itu semua tidak benar, seperti yang sudah saya sebutkan tadi senam hamil sangat berguna untuk para ibu hamil. Berikut ini adalah gerakan-gerakan ringan senam hamil yang dapat dilakukan sendiri di rumah tanpa perlu repot-repot untuk mengikuti perkumpulan atau kelas senam hamil, diantaranya :

1. Duduk bersila
Posisi duduk bersila dengan badan yang tegak, biarkan tangan di depan seperti posisi meditasi, kemudian mulailah menarik nafas perlahan dan menghembuskannya. Pejamkan mata untuk menambah pesan rileks. Lakukan gerakan ini sesering mungkin atau anda dapat melakukannya ketika sedang bersantai. Minimal 10 menit setiap harinya. Jangan lupa untuk duduk di atas matras, agar pantat tidak langsung di atas lantai.

2. Posisi merangkak
Posisi lutut dengan telapak tangan harus sejajar dengan lantai. Tundukkan kepala lalu lihatlah bagian bawah perut anda, bersamaan dengan itu angkat pinggang anda. Setelah itu angkat kembali kepala anda dan dongakkan sedikit ke atas dengan menurunkan kembali pinggang anda. 

Lakukan gerakan-gerakan tadi dengan disertai latihan pernafasan. Posisi senam hamil yang seperti ini berguna untuk mengendurkan otot perut dan otot pinggul. Lakukan gerakan tersebut secara berulang-ulang dan teratur diiringin dengan hitungan.

3. Posisi berbaring
Sandarkan kepala anda ke lantai sambil merentangkan tangan anda, namun posisi lutut tetap tegak. Lakukan posisi ini dengan kepala yang bergantian menoleh ke kanan dan ke kiri. Lakukan selama beberapa menit sesuai dengan kemampuan anda.

4. Posisi duduk
Duduklah di atas bantal duduk atau matras dengan posisi mengangkang, condongkan badan ke belakang dengan dibantu oleh tangan yang menahan pada lantai. Lalu gerakkanlah kaki ke atas dan ke bawah kemudian ke samping kanan dan samping kiri. Lakukanlah secara berulang-ulang sesuai dengan kemampuan anda.

5. Posisi berbaring miring
Berbaring miring atau terlentang, lalu angkat kaki secara perlahan peganglah kedua tangan. Perlahan mulai tarik nafas dan latihan pernafasan. Pejamkan mata lagi agar lebih rileks. Gerakan ini merupakan gerakan yang sangat mudah dilakukan dan anda bisa melakukannya tiap malam sebelum tidur untuk manfaat yang lebih maksimal.

6. Gerakan ringan
Gerakan-gerakan yang lainnya dapat anda lakukan ketika anda sedang bersantai seperti sedang menonton televisi atau duduk santai di kursi. Lakukanlah gerakan ringan seperti mengangkat satu kaki sejajar lurus dengan kursi, lakukan secara bergantian dengan kaki yang lainnya, tahan kaki yang sedang diangkat selama beberapa menit, lakukan secara berulang-ulang disertai dengan hitungan.

7. Hands and back up train
Angkat lengan anda lurus di atas kepala, telapak tangan saling berhadapan, dan tahan posisi ini selama beberapa waktu. Lakukan berulang-ulang disertai hitungan. Lakukan gerakan ini secara teratur setiap harinya sesuai dengan kemampuan anda.

8. Hip
Berbaringlah telantang dengan posisi lutut ditekuk, tarik nafas melalui hidung dan kencangkan otot bagian perut dan pantat. Tahan nafas selama minimal 5 detik kemudian hembuskan secara perlahan melalui mulut agar anda merasa rileks. Lakukan gerakan ini berulang-ulang sesuai dengan kemampuan, lebih ditekankan untuk melakukan gerakan ini saat usia kandungan mendekati 8 bulan.

9. Mencium lantai
Awali gerakan dengan berjongkok kemudian membungkuk secara perlahan sampai hampir mencium tanah. Tahan posisi ini selama minimal 10 detik. Setelah anda mampu mencium tanah kembalilah ke posisi semula. 
Gerakan ini sangat efektik digunakan untuk pemulihan atau pembenaran posisi nayi yang salah agar posisi kepala bayi mengarah ke panggul bukan malah sebaliknya. Gerakan-gerakan seperti ini biasanya digunakan saat kandungan ibu mencapai 6 bulan.

Senam hamil memang sangat berguna untuk kesehatan dan kebugaran ibu dan bayi yang ada di dalam kandungan. Lakukanlah senam ibu hamil secara rutin untuk menambah manfaat yang diperoleh. Senam hamil idealnya dilakukan 2-4 kali dalam seminggu kalau memang gerakan yang dilakukan dirasa agak sedikit berat. Konsultasikan dengan dokter dan para ahli untuk lebih amannya.